Rabu, 21 Januari 2009

Alergi Makanan

Alergi makanan adalah suatu respon kekebalan yang terjadi segera setelah mengonsumsi makanan tertentu. Respon ini akan muncul setiap kali makanan tersebut dikonsumsi.
Alergi makanan biasanya menyerang anak usia < 4 tahun. Gejala yang timbul bisa berupa kelainan di kulit, pernapasa atau pencernaan. Jika alergen ( zat yang menyababkan alergi ) masuk ke dalam tubuh si kecil, maka sistem kekebalannya bereaksi dengan melepaskan sejumlah besar bahan kimia yang disebut histamin. Histamin inilah yang menyababkan timbulnya reaksi alergi berupa :
1. Rasa gatal di sekitar mulut atau pembengkakan bibir
2. Hidung meler
3. Nyeri perut
4. Diare
5. Mual
6. Ruam/kaligata
7. Sesak napas
Alergi susu sapi dan telur biasanya akan menghilang dengan sendirinya, sejalan dengan bertambahnya usia si kecil. Tetapi alergi kacang-kacangan dan ikan biasanya terus menetap sampai si kecil baranjak dewasa.

Penyabab
1. Diduga bahwa polusi lingkungan serta rendahnya asupan antioksidan dan vitamin memiliki
peranan penting dalam terjadinya alergi.
2. Pengenalan makanan padat yang terlalu dini ( terutama yang berpotensi menimbulkan alergi )
3. Kebiasaan makan yang makin tidak sehat ( seperti junk food, dll )
4. Hipotesa higienis yang menyebutkan bahwa sistem kekebalan pada masa kanak-kanak
fungsinya kurang optimal sebab orang tua banyak yang terobsesi dengan kebersihan dan
terlalu melindungi anak-anaknya dari kuman penyakit